MUSIBAH ENAM RUKO AMBRUK DI PERUM MUTIARA GADING TIMUR DUA MUSTIKA JAYA KOTA BEKASI

Enam Ruko di Perumahan Mutiara Gading Timur Ambruk, Penjual Ayam Kentucky Patah Kaki Ketiban Beton Penyangga Genting

BEKASI, [21-08-2026] — LENSA PEMBURU NEWS — Peristiwa mengerikan terjadi di kawasan Perumahan Mutiara Gading Timur, Kota Bekasi, setelah enam unit ruko di lokasi tersebut tiba-tiba ambruk pada Jumat sore pukul 16:08 wib . Peristiwa ini menimbulkan korban luka-luka, salah satunya seorang penjual ayam Kentucky yang mengalami patah kaki tertimpa beton penyangga genting bagian depan ruko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul [16:08] WIB. Para warga dan pelaku usaha yang berada di sekitar lokasi sempat dikejutkan dengan suara dentuman keras disertai gemuruh reruntuhan bangunan. Dalam sekejap, enam ruko yang berdiri berjejer itu runtuh dan berubah menjadi tumpukan puing beton dan besi.

Salah satu korban yang menjadi sasaran runtuhan adalah seorang penjual ayam Kentucky yang sedang berjualan di area depan ruko tersebut. Secara tiba-tiba, penyangga genting bagian depan ruko ambruk dan menimpa tubuhnya. Akibatnya, kakinya terjepit dan patah, sementara bagian tubuh lainnya juga mengalami luka memar yang cukup serius.

“Tiba-tiba terdengar suara sangat keras, lalu bangunan di depan kami langsung runtuh. Saya melihat bapak penjual ayam itu langsung tertimpa beton. Kami berusaha menolong secepat mungkin, tapi kakinya sudah terjepit keras,” ujar salah satu saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian.

Warga yang melihat kejadian langsung bergegas melakukan evakuasi mandiri sebelum tim penyelamat tiba di lokasi. Korban yang mengalami patah kaki segera dilarikan ke rumah sakit umum kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut. Hingga saat ini, kondisi korban dikatakan dalam perawatan dan kondisinya mulai stabil.

Penyebab ambruknya enam ruko tersebut sementara waktu diduga kuat karena kualitas bangunan yang tidak memenuhi standar konstruksi, maupun faktor usia bangunan serta beban struktur yang tidak seimbang. Namun, pihak pengelola perumahan dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kejadian ini.

Warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi menuntut pihak pengembang serta pemerintah daerah untuk segera melakukan investigasi menyeluruh guna menemukan penyebab pasti keruntuhan tersebut. Mereka juga meminta agar bangunan-bangunan lain di kawasan itu segera diperiksa kelayakannya, mengingat kekhawatiran akan terulangnya kejadian serupa yang dapat menelan korban jiwa lebih banyak.

“Kalau ini dibiarkan, siapa yang tahu ruko atau rumah lain juga bisa ambruk kapan saja. Harus ada yang bertanggung jawab, dan harus ada pengecekan menyeluruh,” tegas salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta tim penyelamat masih melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun puing-puing, sekaligus menilai kerusakan dan kelayakan bangunan di sekitarnya.

Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini.

(Laporan: Redaksi Lensa Pemburu News)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *