BEKASI Lensa Pemburu News– Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pantai Hurip untuk periode jabatan 2026–2034, nama Asim kini menjadi salah satu tokoh masyarakat yang secara tegas menyatakan kesiapannya maju bertarung memimpin desa. Dengan tekad yang bulat, ia berjanji akan bekerja keras mewujudkan Desa Pantai Hurip yang lebih maju, berkembang, dan sejahtera bagi seluruh warga.
Niat Tulus Mengabdi dan Melangkah Bersama
Dalam pernyataannya, Asim menegaskan bahwa keinginan maju sebagai calon kepala desa murni didasari panggilan hati untuk mengabdi dan memajukan kampung halaman. “Saya tidak ingin sekadar menjadi pemimpin, melainkan ingin menjadi pelayan masyarakat yang amanah. Saya siap berjalan bersama seluruh elemen desa, mulai dari tokoh agama, pemuda, perempuan, hingga petani dan nelayan, untuk membangun Pantai Hurip yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” ujarnya.
Ia mengaku sangat memahami potensi serta tantangan yang dihadapi desa, sehingga jika diberikan amanah, seluruh kebijakan dan program yang diambil akan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan nyata warga.
Fokus Utama Pembangunan Desa
Asim menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan yang akan dijalankan demi kemajuan bersama, antara lain:
– Memperbaiki dan merawat infrastruktur jalan, jembatan, serta akses menuju lokasi pertanian dan pesisir
– Mengoptimalkan potensi ekonomi desa, baik dari sektor pertanian, perikanan, maupun usaha mikro warga
– Mengelola keuangan desa secara transparan, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan
– Meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang lebih mudah diakses oleh semua kalangan
– Memberdayakan pemuda dan perempuan agar semakin berperan aktif dalam pembangunan desa
– Selalu menjaga kerukunan, keamanan, dan kedamaian antarwarga
Harapan Menuju Pesta Demokrasi yang Damai
Kesiapan Asim disambut antusiasme warga yang berharap terwujudnya pemerintahan desa yang bersih dan berpihak pada rakyat. Masyarakat pun berharap proses Pilkades nanti berjalan dengan aman, tertib, dan damai tanpa merusak persaudaraan yang sudah terjalin selama ini.
“Kita berbeda pilihan itu hal wajar, namun persatuan kita sebagai warga Pantai Hurip harus tetap terjaga. Tujuan kita satu, yaitu memajukan desa tercinta ini,” pungkas Asim.(Emii)

