Bekasi Lensa Pemburu – Suasana demokrasi mulai terasa hangat di Desa Suka Wangi, Kecamatan Suka Wangi, menjelang Pemilihan Kepala Desa periode 2026–2034. Salah satu tokoh yang secara resmi menyatakan kesiapannya maju bertarung adalah Royadi Sopiyan, S.E., M.M. yang juga dikenal aktif di lingkungan KSC Suka Wangi dan berdomisili di wilayah Suka Ringin.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang mumpuni, Royadi menyatakan tekad bulatnya untuk membawa perubahan nyata demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga desa.
Sosok yang Berbekal Ilmu dan Pengabdian
Royadi Sopiyan bukan nama asli di tengah masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin, berpikir sistematis, dan peduli terhadap masalah yang dihadapi warga. Berbekal gelar Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen, ia memiliki kemampuan dalam merencanakan pengelolaan keuangan desa yang sehat, transparan, dan tepat guna.
Keaktifannya di KSC Suka Wangi juga membuktikan kedekatan dan kepeduliannya terhadap kehidupan sosial serta persatuan warga.
Visi: Desa Suka Wangi Maju, Mandiri dan Sejahtera
Dalam pernyataannya, Royadi menegaskan niatnya murni untuk mengabdi. “Saya siap bekerja keras bersama seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan perempuan untuk melangkah bersama membangun Desa Suka Wangi yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
Beberapa poin utama yang akan menjadi fokus kerjanya jika terpilih nanti meliputi:
– Membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan, jembatan, serta saluran air
– Mengelola keuangan desa secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan
– Meningkatkan hasil pertanian dan ekonomi warga melalui usaha mikro dan potensi lokal
– Memperbaiki pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi semua lapisan
– Memberdayakan pemuda dan perempuan agar lebih berperan aktif dalam pembangunan
– Menjaga kerukunan, keamanan, dan ketentraman lingkungan desa
Harapan Warga Menuju Pilkades Damai
Kesiapan Royadi Sopiyan disambut baik oleh warga, terutama dari wilayah Suka Ringin dan sekitarnya. Banyak yang berharap sosok berpendidikan ini mampu membawa manajemen desa yang lebih rapi dan hasil yang nyata bagi kehidupan rakyat sehari-hari.
Masyarakat juga diajak untuk menjaga persatuan menjelang hari pencoblosan. Pilkades harus menjadi ajang persaingan yang sehat, tanpa memicu perpecahan antarwarga.(Emii)

