WALI KOTA BEKASI LANTIK PEJABAT ADMINIS TRAROR DAN FUNGSIONAL

Wali Kota: Birokrasi Harus Lari Kencang, Jangan Jalan di Tempat Apalagi Jalan di Tempat Parkir

Kota Bekasi —Lensa Pemburu News

Pemerintah Kota Bekasi kembali melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemkot Bekasi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Wali Kota Bekasi Nomor: 800.1.3.3/656/BKPSDM.Adap tertanggal 4 Februari 2026, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono.

Pelantikan digelar pada:
Hari/Tanggal: Jumat, 6 Februari 2026
Waktu: 14.00 WIB
Tempat: Aula H. Nonon Sonthanie, Kota Bekasi.

Acara berlangsung khidmat, namun tetap hangat dengan nuansa kekeluargaan. Sejumlah pejabat yang dilantik tampak didampingi keluarga, kolega, hingga “tim hore promosi jabatan” yang setia mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Apresiasi ASN Berprestasi, Bukan Sekadar Rotasi Kursi.




Dalam keterangannya, Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial atau rutinitas mutasi jabatan, melainkan bagian dari strategi besar pembenahan birokrasi.

“Apa namanya kegiatan apresiasi akan kita lakukan. Banyak terobosan-terobosan yang harus kita lakukan, tentu perlu pengawalan terkait dengan administrasi,” ujar Tri Adhianto.

Ia menekankan bahwa administrasi pemerintahan harus rapi, kuat, dan tidak boleh kalah cepat dari dinamika kebutuhan masyarakat.

“Kita berharap harus ada satu proses yang lebih baik lagi,” tambahnya.
Dari Kompetisi Global Sampai Promosi Jabatan
Bekasi,Lensa Pemburu News , lanjut Tri, juga telah menjalankan pola pembinaan karier berbasis prestasi, salah satunya melalui kompetisi ASN berwawasan global.

“Kita pernah mengadakan kompetisi PNS berwawasan global. Dari sekitar 1.000 orang, yang berprestasi kita dorong naik promosi,” jelasnya.
ASN yang menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi pun tak luput dari radar pembinaan karier.

“Ada ASN berprestasi sampai tingkat provinsi, tentu kita berikan kesempatan agar karirnya meningkat, sehingga pola karirnya lebih baik,” katanya.
Artinya, di era sekarang, yang naik jabatan bukan cuma yang hafal denah kantor — tapi juga yang punya kinerja dan prestasi.
Pesan Tegas: Birokrasi Harus Ngebut
Menurut Wali Kota, tuntutan masyarakat saat ini tidak lagi bisa dilayani dengan pola kerja “nanti kita rapatkan dulu”.
“Hari ini masyarakat pengennya cepat, pengen yang mudah, pengen dilayani dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta menyesuaikan ritme kerja nyata.

“Kita berharap Birokrasi di Kota Bekasi mampu mengimbangi kemajuan. Hari ini kita dalam kondisi pengen berlari menghadapi suatu proses,” ujarnya.
Kalau diibaratkan, lanjut salah satu pejabat yang hadir sambil berseloroh, “Birokrasi sekarang bukan lagi jalan santai CFD, tapi sudah masuk mode sprint.”

Penguatan Pelayanan Publik
Melalui pelantikan ini, Pemkot Bekasi berharap tercipta struktur birokrasi yang:
Lebih profesional
Adaptif terhadap perubahan
Cepat dalam pelayanan
Tepat dalam pengambilan keputusan
Dengan kata lain, warga datang bawa berkas — pulang bawa solusi. Bukan pulang bawa nomor antrean baru.

Penutup
Pelantikan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel, dinamis, dan berorientasi pelayanan publik.
Karena bagi Pemkot Bekasi, jabatan bukan sekadar kursi — tapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Dan kalau bisa, dipertanggungjawabkannya jangan lama-lama langsung melayani masyarakat.***Team***

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *